Bulan April adalah bulan celebrate karena keluarga kita merayakan 3 ulang tahun yang harinya sangat berdekatan, pertama adalah ulang tahun gue tanggal 4, kemudian ulang tahun perkawinan tanggal 6 dan ulang tahun kaka tanggal 9. Tapi kita merayakannya dengan sangat sederhana sekali, gue sekeluarga ber-empat yaitu kaka, adik, ibu dan tentunya gue sendiri pergi ke Mangga Dua soalnya gue ada orderan sampingan jadi itung2 sambil menyelam minum air sampai kembung. :D
Acaranya hanya pagi2 nge-pack orderan gue di Mangga Dua, siangnya ber-empat makan di McD, terus nganterin orderan, pulang dan tidur karena capek sekali (kesiaaaan… dech…:D )
Udah lama gue ngak nulis nich blog….. jadi banyak yang gue udah lupa untuk menulis kejadian2 seru mengenai kaka dan ade. Mungkin ini ada beberapa penggal yang gue inget.
Ade dibelikan ibu permen di warung, 1 buah Mentos, 2 buah Yupi, kemudian ade makan Mentos dan 1 Yupi.
Ade : “Bu, satu lagi Yupi-nya buat kaka ya !”
Ibu : “iya”
Ade : “Bu, tolong taruh di atas Aqua (dispenser, red) “
Ibu : “iya”
Ade tidur siang biasanya jam 1:30, bangun jam 3:30 sore, sementara kaka pulang sekolah sampai rumah jam 2 saat di mana ade masih tidur. Kaka tidur jam 3 bangun jam 5.
Setelah kaka bangun :
Ade : “Kaka, itu ada permen di atas Aqua buat kaka”
Kaka mengambil permen tersebut.
Kaka : “Ade mau ?”, sambil membelah dua permennya
Ade : “mau, aku yang kecil aja”
Kaka : “kamu yang besar aja, khan ini permennya dari kamu”
Ibu : senyum2 :)
Mungkin sudah lama juga ngak ada kasus di kantor, ternyata sekarang ada lagi kejadian yang cukup besar.
Teman gue yang dulu pernah satu group di perusahaan yang lama, dan sekarang ketemu lagi di perusahan ini terpaksa menginap di sel tahanan polisi, teman gue ini sebut saja Si N.
Masalahnya adalah penggelapan keuangan dan pemalsuan dokumen kwitansi.
Si N kerjasama dengan seseorang dari sebuah departemen pemerintahan, bukan rahasia umum kalau di departemen bila masih ada sisa anggaran maka harus di habiskan karena takut tahun depan anggarannya akan di kurangi. Cara menghabiskannya tentu saja banyak sekali akal2annya mereka, salah satunya adalah melakukan transaksi fiktif yang dilakukan bersama Si N ini. Caranya adalah Si N membuat kwitansi transaksi palsu dari perusahaan yang dikirim ke departemen tersebut agar uangnya dikirim ke rekening perusahaan, kemudian ada transaksi lain dengan jumlah yang sama dari sebut saja perusahaan B yang disuruh oleh Si N itu untuk mentransfer pembayarannya ke rekening pribadinya. Bagian A/R tentu saja bingung ada dana masuk dari departemen tapi ngak ada transaksinya, kemudian Si N itu bilang kalau dana itu untuk membayar perusahaan B. Dari sinilah terungkap kasus itu karena belum pernah ada pemerintahan membayar untuk transaksi perusahaan swasta. Bos langsung mengadukan hal ini ke polisi dan Si N itu ditangkap dan sampai sekarang masih mendekam di penjara sampai proses pengadilan.
Kalau udah gini kasihan dech ngeliat teman di penjara tapi mau gimana lagi ?? :(